Senin, 18 Februari 2013

SAFIRA JUARA OLIMPIADE MATEMATIKA


TEMPURAN. Safira Ardelia Oktaviani, siswi kelas 5 SD Negeri Sidoagung 2 Kecamatan Tempuran Kabupaten Magelang berhasil menjuarai Olimpiade Matematika menyisihkan peserta dari 24 sekolah dasar se-Kecamatan Tempuran dalam seleksi Olimpiade Sains dan Matematika yang diselenggarakan 26 Januari 2013 lalu.
Siswi kelahiran 25 Oktober 2002 ini memiliki prestasi yang menonjol di sekolahnya. Nilai akademisnya selalu menduduki ranking teratas di kelasnya, maka pantas bila dalam seleksi tersebut Safira berhasil meraih nilai tertinggi dan berhak mewakili Kecamatan Tempuran maju ke tingkat Kabupaten Magelang tanggal 16 Maret 2013 mendatang.
Dalam menghadapi kejuaraan mendatang putri pasangan Agus dan Christine ini selalu minta kepada guru pembinanya soal-soal Metematika yang memiliki tingkat kesukaran tinggi. “Saya beri dia soal-soal Matematika Ujian Nasional dari kelas 6, dan ternyata mampu mengerjakan dengan hasil yang memuaskan,” kata Hevi Ratnawati guru pembina Safira.
Kepala SD Negeri Sidoagung 2, Sitim Sutiah SPd, mengungkapkan bahwa Fira (panggilan akrabnya) memang sudah menunjukkan prestasi dan berbagai bakatnya sejak kelas 1. “Dia memiliki prestasi dan talenta yang bagus. Fira adalah kebanggan sekolah kami dan selalu kami jadikan teladan untuk memacu prestasi siswa yang lain,” jelasnya.
Menghadapi kejuaran Matematika mendatang, kini Safira mempersiapkan diri dengan mengerjakan berbagai soal-soal Matematika yang diberikan oleh guru pembinanya. Ditanya mengenai kesiapan dan harapannya dalam kejuaraan mendatang Safira menjawab singkat. “Saya siap. Saya tidak ingin mengecewakan orangtua dan SD saya,” tegasnya.

SIAPKAN GENERASI BERKARAKTER LEWAT PESTA SIAGA




TEMPURAN. Usai upacara pembukaan, seluruh barung berhamburan mencari kedai (pos) untuk mendapatkan tugas dari yahnda dan bunda. Keceriaan dan semangat tampak di wajah anak-anak berpakaian pramuka siaga itu. Ini terjadi di komplek kantor Camat Tempuran pada Pesta Siaga se-Kecamatan Tempuran, Sabtu (16/2) kemarin.
Sebanyak 32 barung putra dan 33 putri berlomba untuk mengumpulkan nilai tertinggi dari 20 kedai yang disediakan, di antaranya kedai baris-berbaris, lempar bola, baca puisi, bermain peran, kitchen band, dan seni tradisional.
Acara yang dibuka oleh Camat Tempuran, Darmono SSos tersebut menjadi ajang menyenangkan anak-anak anggota barung lebih dari 650 anak. Kedai seni tradisional yang paling banyak mendapat perhatian penonton. Selain paling menarik, kedai ini diikuti oleh seluruh anggota barung sebanyak 10 anak. Sedangkan di kedai yang lain hanya perwakilan barung saja.
Marsodin SPd selaku Ka Kwarran Tempuran mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut melibatkan seluruh SD dan MI se-Kecamatan Tempuran, baik dari segi pendanaan maupun pelaksanaan kegiatan. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan para pembina lebih efektif dalam membina anak didiknya dalam rangka menyiapkan generasi muda yang berkarakter,” lanjutnya.
Pesta Siaga Kecamatan Tempuran kali ini dipilih 12 juara putra-putri yang mengumpulkan nilai tertinggi. Pada akhir acara diumumkan para juara. Untuk Barung Putra masing-masing direbut oleh MIN Jogomulyo sebagai juara I, SDN Ringinanom 2 (juara II) dan SDN Prajegsari 2 (juara III). Juara Harapan I-III diraih oleh SDN Kalisari 2, SDN Jambu, dan SDN Tanggulrejo.
Pada Barung Putri MIN Jogomulyo (juara I), SDN Prajegsari (juara II), dan SDN Tanggulrejo (juara III). Juara Harapan I-III masing-masing SDN Tempurejo 2, SDN Growong, dan SDN Sidoagung 2. Untuk peraih juara I dan II berhak mewakili Kecamatan Tempuran maju ke Pesta Siaga tingkat Kabupaten Magelang tanggal 23 Februari 2013.